Untuk itu, mari kita kenali beberapa kebiasaan jelek kita yang ternyata jadi penghambat rezeki mengalir.
- Memutuskan Silaturahmi
Rezeki Allah itu bergerak dari satu tangan ke tangan lain. Menyambung silaturahmi adalah salah satu cara agar keran rezeki yang diberikan Allah melalui tangan orang lain sampai kepada kita. Karena itu, ketika kita memutus satu ikatan silaturahmi sebenarnya kita sudah menutup satu keran rezeki yang seharusnya mengalir melalui ikatan silaturahmi tersebut.
Jangan sekali-kali memutus silaturahmi. Akan tetapi sambunglah silaturahmi sebanyak-banyaknya dengan siapa pun. Karena kita tidak tau dari silaturahmi yang mana kita akan mendapatkan informasi pekerjaan. Kita tidak tau dari silaturahmi yang mana akan bertemu dengan jodoh kita. Dan, kita tidak pernah tau dari silaturahmi yang mana kita akan mendapatkan rezeki tidak terduga.
- Enggan bersedekah
Siapapun yang pelit, niscaya hidupnya akan sulit, rezekinya sempit, hutang melilit, badai bencana datang menghimpit. Sebaliknya, sedekah adalah penolak bala, penyubur kebaikan, serta pelipat ganda rezeki. Sedekah bagaikan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh tangkai/bulir, yang pada tiap-tiap butir itu terurai seratus biji. Artinya, Allah yang Mahakaya akan membalasnya hingga tujuh ratus kali lipat. (QS Al-Baqarah:
261)
- Menahan Hak Orang Lain
Sebagaimana sedekah memperlancar rezeki, maka menahan hak orang lain juga dapat menghambat rezeki kita. Hak orang lain yang tertahan dalam rezeki kita itu ibarat benda asing yang menyumbat kerat air. Ia akan menghalangi gerak air untuk mengalir lebih lancar. Ketika benda tersebut disingkirkan maka air akan mengalir dengan deras. Demikianlah perumpamaan hak orang lain dalam rezeki kita.
- Tidur Setelah Subuh
“Jangan bangun kesiangan, nanti rezekinya dipatuk ayam!” Pernah mendengar nasehat di atas? Waktu-waktu setelah subuh adalah waktu-waktu yang utama. Para ahli menyebutnya waktu-waktu emas (golden time). Udara pada waktu itu adalah udara terbaik. Waktu-waktu tersebut adalah waktu-waktu di mana energi kita berada pada kekuatan optimal untuk bekerja. Karenanya, jangan di sia-siakan.
Waktu-waktu setelah subuh adalah waktu di mana Allah menurunkan rezeki untuk hamba-hamba-Nya. Oleh karena itu, jangan sia-siakan. Sambut rezeki Allah dengan bergerak lebih cepat. Nggak mau kan jika kita hanya kebagian rezeki sisa?
- Tidak Disiplin
Tidak disiplin adalah penyakit yang menghalangi kita untuk bergerak lebih cepat. Termasuk dalam menjemput rezeki. Tidak disiplin cenderung membuat kita tergesa-gesa dan tidak optimal dalam mengerjakan segala sesuatu.
- Melakukan Maksiat
Banyak orang yang hajatnya lama sekali terkabul karena pernah melakukan Zina dan mabuk-mabukan. Bisa jadi dia sudah melupakan perisitiwa itu namun Allah tidak pernah lupa, 1 x berbuat zina maka tidak diterima amal ibadahnya selama 40 tahun. Demikian juga dengan meminum khamar atau miras. Namun Allah maha menerima Taubat, jika kita benar-benar tulus bertaubat (taubatan nasuha) maka sangat mudah bagi Allah untuk membuang segala dosa-dosa kita.
- Mudah Putus Asa
Putus asa adalah penyakit orang lemah yang tidak yakin akan pertolongan Allah. Putus asa tidak akan mendatangkan rezeki, justru akan menolak rezeki untuk hadir.
- Curang Saat Mencari nafkah
Apakah pekerjaan kita dihalalkan agama? Kecurangan dalam mencari nafkah, entah itu menipu, korupsi, manipulasi, akan membuat rezeki kita tidak berkah. Mungkin saja uang dapat kita peroleh, namun berkah dari uang tersebut telah hilang.
Sembilan kebiasaan negatif ini cenderung membuat rezeki terasa sempit melilit. Ketika menemukan fakta ini dalam kehidupan kita, bersungguh-sungguhlah untuk meninggalkannya. Karena ia hanya akan membuat hidup kita semakin sulit. Semoga bermanfaat!***
